Home | Sejarah | Pimpinan | Inti Ajaran | Artikel | Arsip | Kontak Kami
Opini Aktual

Selasa, 7 Juni 2016

Menuntut Ilmu Tauhid Lebih Baik Daripada Sholat 1000 Rakaat

Dalam suatu pengajian, guru menjelaskan bahwa menuntut ilmu Tauhid adalah lebih baik dibandingkan dengan sholat 1000 rakaat. Karena meslipun sholat 1000 rakaat banyaknya, tidak akan berguna apabila yang bersangkutan tidak mengenal siapa yang disembahnya. Tidak mengetahui siapa Pemilik Kerajaan Dunia dan Akhirat itu.

Dari Abu Dzar ra, Rasulullah saw bersabda: “Wahai Abu Dzar, Sesungguhnya kepergianmu pada pagi hari untuk mempelajari satu ayat dari kitab Allah itu lebih baik bagimu dari pada kamu Shalat 100 rakaat. Dan sesungguhnya kepergianmu pada pagi hari untuk mempelajari satu bab dari ilmu, baik diamalkan atau tidak, itu lebih baik bagimu daripada shalat 1000 rakaat.” (HR. Ibnu Majah)

Diantara seluruh ilmu yang paling essensial untuk dipelajari adalah ilmu Tauhid, karena dengan ilmu Tauhid maka seseorang akan dapat mengenal Tuhannya.

قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لاَ يَعْلَمُونَ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُوْلُوا الأَلْبَابِ
“....Katakanlah: "Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?" Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.” (QS 39:9)

Selama ini kita menyangka bahwa apa-apa yang diciptakan Allah di alam ini maupun pada diri kita sendiri adalah untuk kepentingan manusia. Padahal apabila telah sampai ilmu pada kita maka kita akan menyadari bahwa segala yang diciptakan di alam ini dan pada diri kita sendiri adalah untuk kepentingan Allah swt. Misalnya dalam hal Allah menciptakan tangan kita berjumlah dua, apakah kita sudah mengetahui rahasia ilmuNya mengapa berjumlah dua? Mengapa jari-jari kita berjumlah lima dengan panjang yang tidak sama, apakah kita sudah mengetahui rahasiaNya? Atom dan molekul-molekul yang menyusun tubuh kita sebenarnya berasal dari pecahan zat yang berasal dari bintang yang meledak milyaran tahun yang lalu, apakah kita menyadari itu?

الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَى جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ
رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذَا بَاطِلاً سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (QS 3: 191)

Sesungguhnya di atas semua ilmu yang telah kita ketahui saat ini masih ada ilmu yang lebih tinggi lagi dan lebih mendalam lagi. Dan setinggi-tinginya ilmu itu maka yang paling berguna adalah ilmu Tauhid yang akan mengantarkan kita kepada Allah swt. (AK/ST)


Diposkan oleh YAYASAN AKHLAQUL KARIMAH DARUL IMAN INDONESIA di 02.04